Pilih membangun website atau web app? Keduanya sepintas tampak sama. Website dan web app, atau aplikasi online, bisa melakukan fungsi pokok yang sama. Keduanya dapat menyediakan informasi dan data secara visual kepada pengguna. Keduanya bisa diakses melalui internet browser. Karena berbasis web, maka keduanya harus didukung jaringan internet. Keduanya juga membutuhkan bahasa pemrograman atau koding. Dan yang terakhir, mereka memiliki atribut yang sama, yaitu; interaktif, integrasi, dan autentikasi.
Tetapi ada beberapa perbedaan yang penting antara keduanya. Kita perlu ketahui perbedaan-perbedaan tersebut agar dapat memilih dengan efektif dan terutama yang paling efisien untuk bisnis atau organisasi kita..
Pertama, perbedaan yang paling mencolok adalah tingkat interaktivitas pengguna/user. Website menyediakan konten visual dan teks untuk dibaca atau dilihat, tetapi tidak bisa diubah oleh user. Sementara sementara dengan menggunakan webapp, user tidak hanya bisa membaca, tetapi juga mengubah konten.
Kedua adalah integrasi. Keduanya dapat di integrasikan dengan aplikasi lain. Tetapi integrasi pada webapp lebih mudah dan fleksibel dibandingkan dengan website.
Ketiga, autentikasi atau prosedur pengesahan akses melalui user id dan password. Aplikasi membutuhkan autentikasi yang lebih ketat daripada website. Bahkan umumnya website tidak membutuhkan autentikasi.
Jadi, Jika target pengguna kita adalah khalayak umum, website adalah pilihan yang lebih tepat. Tetapi jika kita membutuhkan media yang lebih interaktif dengan user, maka aplikasi online atau web-app lebih tepat untuk digunakan. Contohnya adalah toko online, situs survey, virtual office, dan semacamnya.