Definisi
Pernah dengar istilah akun riil dan akun nominal? pernah bingung apa bedanya? pernah tanya pentingnya apa?
Dalam akuntansi kita mengenal ada beberapa klasifikasi akun. Salah satunya adalah pengelompokan rekening kedalam dua jenis, yaitu akun riil dan akun nominal. Lalu apa bedanya?
Pada dasarnya, akun riil adalah akun untuk mencatat semua hal yang dapat dinilai dengan uang. Contohnya adalah akun kas, akun perlengkapan, akun kendaraan, dan seterusnya. Akun riil tidak terbatas pada benda yang memiliki bentuk fisik (tangible assets) saja. Akun riil juga digunakan untuk mencatat aset tak berwujud atau intangible assets seperti goodwill, hak cipta, hak guna, dan semacamnya.
Sementara akun nominal adalah akun untuk mencatat semua pendapatan dan biaya. Seperti biaya sewa, beban gaji, pendapatan bunga, dan lain sebagainya. Diakhir periode, akun-akun nominal akan ditutup kedalam akun Laba/Rugi. Sehingga diakhir periode, saldo pada akun nominal menjadi nihil.
Penyajian Dalam Laporan Keuangan
Akun riil digunakan untuk mencatat semua hal yang melekat pada suatu entitas akuntansi. Baik itu berupa aset atau kekayaan, maupun kewajiban dan hutang. Oleh karena itu, akun riil bisa diterjemahkan sebagai semua akun yang tercantum pada Neraca.
Sebaliknya, akun nominal menyediakan informasi mengenai pendapatan dan biaya. Keduanya akan diperhitungkan di tiap akhir periode untuk membentuk laba atau rugi operasi selama periode tersebut. sehingga akun nominal juga bisa disebut sebagai akun-akun yang dilaporkan dalam Laporan Laba Rugi.
Kriteria lain untuk membedakan kedua akun tersebut adalah dari keberlangsungannya. Akun-akun riil akan tetap ada ketika suatu periode akuntansi berakhir (mis: akhir tahun). Jika nilai tanah dicatat pada 31 des sebesar Rp 1 juta, maka di tanggal 1 jan tahun berikutnya, tanah tersebut masih tercantum sebesar Rp 1 juta.
Sebaliknya, pada tanggal 31 des tercatat pendapatan sewa sebesar Rp 5 juta, maka di tanggal 1 jan tahun berikutnya saldo akun pendapatan sewa sudah nihil. Karena pada saat tutup buku diakhir tahun, saldo sebesar Rp 5 juta sudah dimutasikan kedalam akun Laba/Rugi.